Illuminati dan Fremason – Perkembangan Dajjal

Setelah saya memposting tentang sejarah illuminati maka berikutnya saya akan menjelaskan hubungan lebih lanjut antara  illuminati dengan freemason.Freemason dan Illuminati adalah cabang-cabang organisasi Dajjal. Telah dijelaskan sebelumnya bahwa strategi Dajjal adalah dengan memperbanyak pertubuhannya di sana-sini, satu untuk mempertahankan ia (survive) dan yang kedua untuk menyesatkan orang ramai.Tiada bedanya di antara dua organisasi ini, keduanya menganut agama menyembah Iblis dan Setan, mengamalkan sihir dan memuja-muja mistik sesat (diantaranya percaya kepada kekuatan angka dan bentuk geometris).

Menurut sejarah Illuminati modern, William Petty, Earl dari Shelburne yang ke-2, dan Baron Adolf von Knigge, adalah orang-orang yang berhasil menghubungkan organisasi “Illuminati” dengan gerakan “Freemasonry” pada Kongres di Whilhelmsbad pada tahun 1782.

Pengikut Adam Weishaupt yang kebanyakan adalah penganut Kabbalah, kemudian secara teratur melakukan penyusupan ke dalam “Freemasonry” yang pada waktu itu dipimpin Friederich yang Agung dari Prusia, termasuk Duc d’Orleans. Untuk kepentingan tersebut Adam Weishaupt menginginkan dukungan dari orang-orang kaya Yahudi. Sejak terjadinya penyusupan itu sulit sekali membedakan antara “Illuminati” dengan “Freemasonry”. Bahkan logo “Illuminati” (piramida dengan mata Lucifer di puncaknya), kemudian digunakan sebagai logo “Freemasonry” di samping logo berbentuk “sesiku dengan sebuah jangkasudut”.

Ketika ‘Illuminati’ dibubarkan pada bulan Agustus 1784 (akibat peristiwa terbongkarnya kerja-kerja Adam Weishaupt oleh Pemerintah Bavaria ketika itu), mereka dipindahkan markasnya dari Ingolstadt ke Frankfurt, yang berada dl hawah kontrol keluarga Rothschilds.Tidak lama sesudah itu “uang mengalir dengan deras ke lodge-lodge di Frankfurt, dimana dari sana dirumuskan sebuah rencana yang didukung dengan pembiayaan yang kuat untuk mewujudkan revolusi dunia. ” Sejak itu pula gerakan Freemasonry dikuasai oleh penganut Kabbalah dari Illuminati.

Penyusupan ini berhasil memicu Revolusi Perancis dengan dukungan “Illuminatus” Perancis. Kemudian dari Jerman dan Perancis gerakan Freemasonry yang sudah dikuasai oleh kaum Kabbalah menugaskan beberapa orang revolusioner muda Yahudi untuk menulis ‘Manifesto Komunis’. Freemasonry yang baru ini kemudian membentuk Liga Tokoh-tokoh Keadilan, yang di kemudian hari diganti namanya oleh Karl Marx, yang juga seorang Yahudi, dengan nama Liga Komunis. Kelompok ini merupakan kekuatan yang berdiri di belakang Revolusi Bolshevik, yang tidak lain sekedar tirai untuK menutupi rancangan mereka. Dengan pernyataan ini, “Illuminati” setelah ditinggalkan Adam Weishaupt, telah menjelma penuh menjadi “Freemasonry Modern”


(William Petty)

Robertson, seorang peneliti sejarah ‘Illuminati’ lainnya menjelaskan tentang “perencanaan besar”, yang menurut pendapatnya berhasil menyatukan elit Barat dan anggota Freemasonry dari Rusia. Konspirasi ini pula Menurul Robertson sebagai latar belakang terjadinya tindakan drastis di Moskow pada tahun 1991 oleh ketua KGB, Mikhail Gorbachev, seorang anggota dan tokoh Freemason Rusia.

Jangan terkejut siapa saja yang menjadi anggota Illuminati-Freemasonry dewasa ini, yang bertujuan melanjutkan cita-cita para pengikut Kabbalah, yaitu membangun suatu “Tata Dunia Baru” (Novus Ordo Seclorum), cita-cita yang telah berusia 4000 tahun, sebagaimana dikumandangkan oleh presiden Bill Clinton tatkala memasuki Millenium Ketiga. Untuk tahun 2000 mereka adalah

Allaire, Paul Arthur – (Xerox Corp)
Allison, Graham Tillery, Jr. – (Center for National Policy)
Andreas, Dwayne Orville – (Archer Denis Midland Co)
Bartley, Robert Leroy – (Wall Street Journal)
Bergsen, C. Fred – (US Institute for International Development)
Bowie, Robert R. – (Overseas Development Council, Brookings Institute)
Brademas, John – (Texaco)
Brzezinski, Zbigniew – (Center for Strategic and Int’l Studies)
Clinton, Bill – (bekas Presiden A.S.)
Cooper, Richard N. – (Professor di Harvard University)
Corrigan, E. Gerald) – (Eksekutif Goldman Sachs)
Davis, Lynn E. – (Menteri muda luar-negeri A.S.)
Friedman, Stephen James – (Co-chairman Goldman Sachs)
Friedman, Thomas L. – (Kolumnis Sk. The New York Times)
Hesburgh, Theodore Martin – (Rektor Universitas Notre Dame)
Foley, Thomas Stephen – (anggota US House of Representative)
Gregen, David R. – (Pembantu khusus presiden Clinton)
Graham, Katharine – (Pimpinan Sk. Washington Post)
Greenberg, Maurice R. – (Wakil Ketua the US Federal Reserve)
Hewitt, William Alexander – (Duta-besar AS di Jamaika)
Holbroke, Richard C. – (Duta-besar keliling A.S.)
Yordania, Vernon Eulion – (Brookings Institute)
Kissinger, Henry Alfred – (mantan Menteri Luar-negeri AS)
Lord, Winston – (Asisten Menteri Luar-negeri AS)
Mckracken, Paul Winston – (Professor di University of Michigan)
McNamara, Robert Strange – (Presiden Bank Dunia)
Mondale, Walter Fritz – (Duta-besar A.S.)
Nye, Joseph S. – (Ketua National Intelligence Council)
Ridgway, Rozanne L. – (Co-chairman Atlantic Council)
Robinson, Charles W. – (Overseas Development Council, Brookings Institute)
Rockefeller, David – (Chase Manhattan, Exxon Oil)
Scowcroft, Brent – (mantan asisten presiden di National Security Council)
Sonnenfeldt, Helmut – (Brookings Institute, Carnegie Endowment)
Whitehead, John C. – (Ketua Brookings Institute)
ZoelIick, Robert B. – (Federal National Morgan Associates)

Sebagai anggota Illuminati-Freemasonry, dimana orang-orang itu 90% mengetahui dan terlibat dalam gerakan membangun “Tata Dunia Baru”, mereka juga menjadi anggota dari organisasi Bilderberg, Council of Foreign Relations (CFR), ‘American-Israel Research for Administrative Policies’ (AIRAP), dan Trilateral comission, yaitu cabang-cabang organisasi Dajjal berikutnya yang memiliki berbagai peran tertentu.

2 Komentar


ZAP - 12 Mei 2019


ZAP - 12 Mei 2019


Isi Komentar

statcounter

Flag Counter